
Keterangan Gambar : Bupati Pekalongan Fadia Arafiq melantik Pengurus Forkom Puspa
Peringati Hari Ibu Ke-97 dan HUT GOW ke-23, Bupati Fadia Kukuhkan Pengurus Forkom Puspa Periode 2025
KAJEN – Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, secara resmi mengukuhkan Pengurus Forum Komunikasi Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (Forkom Puspa) Kabupaten Pekalongan Periode 2025–2028, bertempat di Aula Lantai I Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Pekalongan, Senin (22/12/2025). Kegiatan ini sekaligus dirangkaikan dengan Peringatan Hari Ibu Ke-97 dan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Gabungan Organisasi Wanita (GOW) ke-23.
Baca Juga : Bupati Fadia Pimpin Upacara Peringatan Hari Bela Negara ke-77 dan Hari Ibu ke-97
Acara tersebut dihadiri Kapolres Pekalongan beserta istri, Dandim 0710 Pekalongan beserta istri, perwakilan Pengadilan Negeri dan Pengadilan Agama, para Asisten Sekda, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pekalongan, para kepala perangkat daerah, tokoh masyarakat, pimpinan Bank Jateng Cabang Kajen, direktur rumah sakit se-Kabupaten Pekalongan, para rektor perguruan tinggi, serta organisasi perempuan seperti Fatayat NU, Muslimat NU, Aisyiyah, Umri Rifa’iyah, dan organisasi wanita lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Fadia menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus Forkom Puspa yang baru dikukuhkan. Ia berharap Forkom Puspa tidak hanya menjadi organisasi secara struktural, tetapi juga mampu berkontribusi nyata dalam membantu Pemerintah Kabupaten Pekalongan, khususnya di bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.
“Forkom Puspa harus bisa bersinergi dengan PKK dan GOW, sehingga Kabupaten Pekalongan terus berkembang. Aksi-aksi nyata dari perempuan-perempuan hebat di Kabupaten Pekalongan sangat dibutuhkan untuk mendukung tumbuh kembang anak-anak agar lebih baik,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Fadia juga menyampaikan ucapan Selamat Hari Ibu kepada seluruh perempuan Indonesia. Ia menegaskan peran strategis perempuan dalam keluarga maupun masyarakat, mulai dari mengelola keuangan, mendidik anak, hingga menjaga keharmonisan keluarga dan kehidupan sosial.
“Perempuan adalah makhluk luar biasa yang dianugerahi kesabaran dan kekuatan doa. Dengan peran yang dijalani secara seimbang, perempuan mampu menjadi fondasi utama dalam membangun keluarga dan masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Pekalongan, Ny. Galuh Sukirman, menyampaikan harapannya agar peringatan HUT GOW ke-23 dapat menjadi momentum bagi perempuan di Kabupaten Pekalongan untuk semakin berdaya dan berkarya serta berkontribusi dalam mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045.
Ia juga melaporkan bahwa Pemkab Pekalongan telah menyelenggarakan rangkaian kegiatan dalam rangka Peringatan Hari Ibu ke-97, di antaranya senam bersama organisasi wanita dan masyarakat, pemeriksaan kesehatan gratis, bazar UMKM dari 19 kecamatan yang melibatkan 76 desa binaan, serta penggalangan donasi untuk korban bencana di Aceh dan Sumatera.
“Puncak kegiatan dilaksanakan hari ini, bersamaan dengan Upacara Peringatan Hari Ibu ke-97 dan Hari Bela Negara ke-77, serta pengukuhan pengurus Forkom Puspa, penganugerahan tokoh peduli pengarusutamaan gender, pembinaan Bunda Literasi, dan penampilan hiburan. Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik dan lancar,” pungkasnya. *Tim Prokompim Setda Kab Pekalongan
Baca Juga : Pemkab Pekalongan Gelar Pekalongan Bersholawat, Doakan Daerah Dijauhkan dari Bencana
