Hingga Agustus, Pemkab Targetkan Capaian Vaksinasi 40% Untuk Lansia dan Difabel

Keterangan Gambar : Kegiatan Program Percepatan Vaksinasi Covid-19 Palang Merah Indonesia Dukungan Australia Indonesia Health Security Partnership (AIHSP) di Pendopo Kecamatan Kedungwuni


Hingga Agustus, Pemkab Targetkan Capaian Vaksinasi 40% Untuk Lansia dan Difabel

KAJEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan menargetkan capaian vaksinasi booster untuk lansia dan difabel di Kabupaten sebesar 40% hingga Agustus 2022 nanti. Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pekalongan M. Yulian Akbar, S.Sos., M.Si. dalam kegiatan Program Percepatan Vaksinasi Covid-19 Palang Merah Indonesia Dukungan Australia Indonesia Health Security Partnership (AIHSP) di Pendopo Kecamatan Kedungwuni, Kamis (16/6).

Dalam wawancara disela kegiatan monitoring vaksinasi Sekda Akbar menyampaikan kegiatan tersebut digelar guna mendorong capaian vaksinasi booster di Kabupaten Pekalongan, “Vaksin kita terutama yang perlu didorong adalah vaksin booster. Kita di angka masih 14 hampir 15% ini yang perlu didorong sementara vaksin 1 kita sudah 87 kemudian yang vaksin 2 di 74 sekian persen,” Jelas Akbar.

Dia mengungkapkan sampai dengan kemarin (15/6) capaian Vaksinasi booster di Kabupaten Pekalongan masih berada diangka 105.841.

Pada Kesempatan tersebut sekda mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan dan kerjasama yang baik antar instansi di Kabupaten Pekalongan dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut, “Terima kasih kepada Bapak Kapolres, ini luar biasa di Hari Bayangkara ini ngebut. Termasuk hari ini kita korelasikan juga dapat dukungan dari kawan-kawan dari PMI yang kerjasama dengan AIHSP,” ujar Akbar.

Dia mengatakan vaksinasi digelar dengan sasaran utamanya kelompok difabel dan lansia.

Sekda Akbar juga menyampaikan bahwa pemkab memiliki data lansia di Kabupaten Pekalongan yang belum vaksin dan akan menggunakannya untuk mengejar target vaksinasi. “Kami punya databasenya. Kita kejar terutama para lansia ini. Data lansia by name by address ada di pemda,” kata Akbar.

Ketua PMI Kabupaten Pekalongan Ir. Hj. Arini Harimurti menuturkan kegiatan tersebut merupakan salah satu kegiatan kerjasama antara pemerintah Indonesia dan Australia dalam pertahanan kesehatan.

“Pelaksanaan dari 9 kabupaten di Jawa Tengah, Kabupaten Pekalongan salah satunya,” Jelas Arini.

Kegiatan kata dia, memang menargetkan para lansia dan difabel tetapi pihaknya juga melayani masyarakat umum yang ingin melakukan vaksinasi dan kegiatan hari itu melampai target yang ditetapkan.

“Kita mendapat target 16.000. Untuk hari ini, ditargetkan sebanyak 180 orang. Dalam pelaksanaannya melebihi target. Umum saja 197, disabilitas 6 dan lansia 186,” terang Arini.

Dia berharap kegiatan vaksinasi dapat terus digelar hingga mencapai target yang ditetapkan Pemerintah. Pihaknya menyatakan siap mendukung kegiatan vaksinasi di Kabupaten Pekalongan. *)WN - Lei Prokompim Kab Pekalongan