Buka Rakor UPZ Baznas, Bupati Fadia Salurkan Bantuan RTLH Hingga Jambanisasi 

Keterangan Gambar : Bupati Fadia Menyalurkan bantuan RTLH Untuk Satu Orang Penerima Bantuan


Buka Rakor UPZ Baznas, Bupati Fadia Salurkan Bantuan RTLH Hingga Jambanisasi 

KAJEN – Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, menyalurkan sejumlah bantuan sosial kepada masyarakat dalam kegiatan rapat koordinasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Baznas se-Kabupaten Pekalongan yang digelar di Aula Lantai I Setda Kabupaten Pekalongan, Selasa (10/02/2026) pagi.

Baca Juga : Bupati Fadia dan Forkopimda Hadiri Pembukaan Musrenbang Provinsi

Bantuan yang diserahkan meliputi Bantuan Program Jambanisasi untuk satu orang penerima, bantuan Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) untuk satu orang penerima, serta bantuan alat usaha berupa motor usaha bagi satu orang penyandang disabilitas.

Selain penyerahan bantuan, Bupati Pekalongan juga memberikan penghargaan UPZ Awards kepada sejumlah instansi dan lembaga yang dinilai berprestasi dalam pengelolaan zakat. 

Pada kategori The Best Star, penghargaan diberikan kepada UPZ Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pekalongan. Sementara kategori Pengumpulan Terbaik diraih oleh RSUD Kraton, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, serta Dinas Kesehatan. 

Untuk kategori Optimalisasi Potensi Zakat, penghargaan diberikan kepada SMP Negeri 1 Wiradesa, Puskesmas Kajen, serta Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah. Adapun kategori Koordinasi Terbaik diraih oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pekalongan, MTs Negeri 1 Pekalongan, dan MTs Negeri 2 Pekalongan.

Bupati Fadia dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran UPZ yang telah berperan aktif dalam pengumpulan zakat di Kabupaten Pekalongan. “Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran unit pengumpulan zakat yang hari ini hadir dan telah membantu proses pengumpulan zakat di Kabupaten Pekalongan. Saya yakin ini akan membawa keberkahan untuk kita semua. Bapak Ibu akan mendapatkan pahala besar dari Allah,” ujar Fadia.

Ia menegaskan bahwa kerja sama antara pengumpul zakat, pemerintah daerah, dan Baznas memiliki manfaat yang sangat besar bagi masyarakat yang membutuhkan. “Dengan adanya pengumpul zakat yang bekerja keras dan mau bekerja sama dengan pemerintah serta Baznas, insya Allah manfaatnya akan sangat banyak untuk masyarakat yang sangat membutuhkan,” lanjutnya.

Bupati juga mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Pekalongan untuk lebih aktif dalam menunaikan zakat melalui UPZ. “Kita ini puluhan ribu PNS di Kabupaten Pekalongan, harusnya lebih berperan aktif mengumpulkan zakat. Ayo maksimalkan semua potensi yang ada, karena ini sangat bermanfaat untuk seluruh warga Kabupaten Pekalongan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Fadia menekankan pentingnya peran Baznas dalam membantu pemerintah daerah, terutama dalam penanganan kondisi darurat seperti rumah ambruk yang membutuhkan penanganan cepat. “Kalau lewat pemerintah ada proses karena ini uang negara. Tapi Baznas sangat membantu kami. Kalau ada rumah ambruk dan harus segera ditangani, saya tinggal telepon Ketua Baznas, Pak Kyai Muhtarom, dan langsung bisa ditangani dengan cepat,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Baznas Provinsi Jawa Tengah, Ahyani, memberikan apresiasi khusus kepada Bupati Pekalongan yang dinilai terus mendorong kemajuan Baznas di Kabupaten Pekalongan. “Kami mengapresiasi Ibu Bupati Pekalongan yang terus-menerus mendorong Baznas Kabupaten Pekalongan hingga menunjukkan progres yang cukup baik. Tanpa dukungan pemerintah daerah, tentu capaian ini tidak akan terwujud,” katanya.

Menurutnya, Rakor tersebut menjadi momentum strategis untuk memaksimalkan potensi zakat, dimulai dari ASN, kemudian merambah kalangan pengusaha dan masyarakat luas. Ia menegaskan bahwa seluruh dana yang terhimpun akan dikembalikan untuk kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pekalongan.

Sedangkan Ketua Baznas Kabupaten Pekalongan, KH. Muhtarom, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Pekalongan beserta seluruh UPZ yang telah menjadi ujung tombak penghimpunan zakat. “Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Pekalongan beserta jajarannya, serta seluruh UPZ yang telah membantu menyukseskan program-program Baznas. Semoga semuanya menjadi amal saleh,” tuturnya.

KH. Muhtarom melaporkan total penghimpunan zakat pada periode 2025, dana yang terhimpun naik dari sekitar Rp. 5,9 miliar menjadi Rp. 6,2 miliar. “Target tahun 2025 sebenarnya Rp. 6,5 miliar, namun terealisasi Rp. 6,2 miliar. Ke depan target dari pusat sebesar Rp. 7 miliar. Semoga bisa tercapai,” ujarnya optimistis.

Ia juga menyebutkan bahwa dana yang terhimpun telah disalurkan melalui berbagai program, mulai dari pendidikan, kesehatan hingga kemanusiaan. “Semoga yang telah didistribusikan ini bisa meringankan beban masyarakat dan mengentaskan kemiskinan, dari yang semula mustahik menjadi muzaki,” harapnya.

Rapat koordinasi tersebut dihadiri Asisten Sekda Kabupaten Pekalongan, Kepala Kantor Kementerian Agama, para Unit Pengumpul Zakat, serta perwakilan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan. *Tim Prokompim Setda Kab Pekalongan

Baca Juga : Wabup Sukirman Serahkan SK Pengangkatan 8 CPNS PTDI-STTD di Lingkungan Pemkab Pekalongan