Haul Wali Tandur Ke-41, Plt. Bupati Sukirman Tekankan Kerukunan Jadi Kunci Pembangunan

Keterangan Gambar : Plt Bupati mengapresiasi kerukunan masyarakat Pekalongan


Haul Wali Tandur Ke-41, Plt. Bupati Sukirman Tekankan Kerukunan Jadi Kunci Pembangunan

KAJEN – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pekalongan, H. Sukirman, S.S., M.S., menegaskan bahwa kerukunan dan solidaritas masyarakat menjadi modal utama dalam mendorong pembangunan di Kabupaten Pekalongan. Hal tersebut disampaikan saat menghadiri acara Haul Akbar ke-41 Mbah Wali Tandur di Desa Paninggaran, Kecamatan Paninggaran, Selasa (28/04/2026).

Baca Juga : Plt. Bupati Sukirman Ajak Kalangan Intelektual Bersinergi

Haul Akbar ke-41 Mbah Wali Tandur tersebut menghadirkan sejumlah ulama kondang sebagai penceramah seperti KH. Ahmad Muwafiq, KH. Rikza ‘Amiq, LC. MA, KH Tajuddin Shorih.

Dalam sambutannya, Sukirman menyampaikan rasa syukur atas terjaganya keharmonisan antar umat beragama serta sinergi dengan berbagai organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Pekalongan. Menurutnya, persatuan tersebut menjadi pondasi kuat bagi kemajuan daerah.

“Berkat kerukunan, berkat kesolidaritas kita, baik itu kepada umat beragama lainnya, kepada organisasi-organisasi kemasyarakatan lainnya seperti Muhammadiyah, Rifa'iyah, kita bersatu padu demi masyarakat Kabupaten Pekalongan yang kita cintai ini dengan mengedepankan rasa persatuan dan kesatuan yang baik. Ini tentu saja modal yang baik sekali, modal yang kuat, pondasi yang kuat untuk menciptakan pembangunan yang ada di Kabupaten Pekalongan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para kyai, panitia, serta seluruh masyarakat yang telah menyelenggarakan Haul Akbar ke-41 Mbah Wali Tandur dengan penuh kekhidmatan. Pemerintah Kabupaten Pekalongan, lanjutnya, sangat berterima kasih atas peran aktif masyarakat dalam mendukung berbagai program Pembangunan. “Terima kasih masyarakat bahu-membahu dalam memberikan, membantu, dan memfasilitasi segala hal program-program pembangunan yang ada di Kabupaten Pekalongan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Sukirman mengungkapkan bahwa Kecamatan Paninggaran menjadi salah satu wilayah yang diproyeksikan sebagai kecamatan berdaya oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Ia menilai, berbagai capaian di Paninggaran, mulai dari sektor ekonomi, pendidikan, pariwisata, hingga religiusitas, menunjukkan perkembangan yang signifikan. 

“Desa-desa di Paninggaran ini merupakan desa unggulan dan selalu mencatatkan prestasi di tingkat Provinsi. Baik dari sektor ekonomi, wisata, pendidikan, hingga pelayanan kesehatannya sudah maju. Alhamdulillah, ini menjadi contoh dan role model dan prestasi-prestasi ini juga berperan menyokong pembangunan yang ada di Kabupaten Pekalongan,” jelasnya.

Meski demikian, Sukirman mengakui bahwa masih terdapat ketimpangan antara pembangunan sumber daya manusia dan pembangunan infrastruktur, khususnya jalan. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Pekalongan berkomitmen untuk mempercepat pembangunan infrastruktur jalan dalam beberapa tahun ke depan.

Upaya percepatan tersebut, salah satunya, dilakukan dengan membatalkan rencana pembangunan gedung DPRD Kabupaten Pekalongan pada tahun 2026, yang anggarannya akan dialihkan untuk perbaikan jalan rusak. “Program membangun gedung DPRD kita batalkan. Terus dananya kita gunakan untuk membangun jalan-jalan di tahun 2026 ini. Insya Allah kita sudah bertekad, nanti jalan itu akan kita permanenkan atau dicor supaya nggak mudah rusak di sana-sini,” tegas Sukirman.

Selain itu, pada tahun 2027, Pemkab Pekalongan juga akan memprioritaskan sebagian besar anggaran untuk pembangunan infrastruktur jalan, setelah kebutuhan pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat terpenuhi. Sukirman berharap, melalui langkah tersebut, kondisi jalan di Kabupaten Pekalongan dapat semakin baik dan aman dilalui masyarakat dalam beberapa tahun ke depan. “Insya Allah tahun 2026, 2027, hingga 2028 nanti tidak ada lagi jalan yang membahayakan saat dilalui,” ungkapnya.

Di akhir sambutannya, Sukirman memohon doa restu dari masyarakat agar pembangunan di Kabupaten Pekalongan dapat berjalan seimbang, baik dari sisi sumber daya manusia maupun infrastruktur fisik. “Semoga dengan doa dan dukungan masyarakat, pembangunan di Kabupaten Pekalongan dapat terus berjalan dan membawa kesejahteraan bagi kita semua,” pungkasnya. 

Kegiatan pengajian turut dihadiri para alim-ulama dan pejabat di Kabupaten Pekalongan, seperti Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Pekalongan KH. Baihaqi Anwar, Camat Paninggaran Arif Nugroho, S.STP., M.M., beserta Forkopimcam Paninggaran, dan tamu undangan lainnya serta masyarakat sekitar.*Tim Prokompim Setda Kab Pekalongan