Plt. Bupati Sukirman Optimis PORSI JAWARA II di UIN Gus Dur Dongkrak Ekonomi Masyarakat

Keterangan Gambar : Plt Bupati Mengucapkan Terima Kasih Kepada UIN Gus Dur karena berani jadi tuan rumah


Plt. Bupati Sukirman Optimis PORSI JAWARA II di UIN Gus Dur Dongkrak Ekonomi Masyarakat

KAJEN – Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pekalongan, H. Sukirman, S.S., M.S., menghadiri pembukaan dan mengapresiasi pelaksanaan Pekan Olahraga, Seni, dan Ilmiah Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri se- Jawa dan Madura (PORSI JAWARA) II Tahun 2026 yang digelar di UIN K.H. Abdurrahman Wahid (UIN Gus Dur) Pekalongan, Rabu (9/9/2026) malam.

Kegiatan tersebut diikuti mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Jawa dan Madura mulai  9 hingga 13 September 2026.

Dalam sambutannya, Sukirman menyampaikan bahwa dirinya bersama Pemerintah Kabupaten Pekalongan dan Forkopimda menyaksikan langsung semangat para mahasiswa yang akan mengikuti berbagai cabang olahraga, seni, dan ilmiah dalam ajang tersebut.

“Ya, luar biasa. Saya Pemerintah Kabupaten Pekalongan bersama Forkopimda, menyaksikan semangat anak-anak mahasiswa yang akan berlaga di PORSI JAWARA II, Pekan Olahraga, Seni, dan Penelitian Ilmiah yang luar biasa pada malam hari ini di UIN Gus Dur,” ujarnya.

Menurutnya, semangat dan kegembiraan para mahasiswa dalam mengikuti kegiatan tersebut menjadi hal yang patut diapresiasi. Ia menilai PORSI JAWARA tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Indonesia dan memberikan karya terbaik. “Yang kita lihat adalah semangat mereka, yang kita lihat adalah kegembiraan mereka, yang kita lihat adalah mereka terus mencintai Indonesia dan ingin memberikan karya terbaik,” kata Sukirman.

Selain memberikan ruang bagi mahasiswa untuk berprestasi, Sukirman menilai pelaksanaan PORSI JAWARA II di Kabupaten Pekalongan juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah. Kehadiran ribuan peserta, official, panitia, dan pendamping dinilai turut menggerakkan aktivitas ekonomi Masyarakat. 

“Tentu saja kami mengucapkan terima kasih karena dengan berlangsungnya PORSI JAWARA di Kabupaten Pekalongan, insyaallah perekonomian akan tumbuh. Warung-warung kita akan laris manis, guesthouse, hotel-hotel kita akan laris manis, aktivitas warga kemudian ikut terdongkrak dengan adanya PORSI JAWARA II se-Jawa Madura dari tanggal 9 sampai tanggal 13 September,” ungkapnya.

Sukirman juga menyampaikan apresiasi kepada Rektor UIN Gus Dur Pekalongan, Prof. Dr. H. Zaenal Mustakim, M.Ag., yang telah bersedia menjadi tuan rumah penyelenggaraan PORSI JAWARA II. Menurutnya, menjadi tuan rumah ajang berskala Jawa dan Madura merupakan langkah yang patut diapresiasi, terlebih sarana dan prasarana olahraga di Kabupaten Pekalongan masih perlu terus dikembangkan. “Saya mengucapkan terima kasih terutama kepada Pak Rektor UIN Gus Dur yang telah memberanikan diri mengambil posisi sebagai tuan rumah. Karena terus terang saja, di Kabupaten Pekalongan sarana prasarana olahraga masih kurang. Tetapi Pak Rektor berani mengambil sebagai tuan rumah dengan menggelar berbagai cabang olahraga. Luar biasa untuk UIN Gus Dur,” tuturnya.

Sementara itu, Menteri Agama Republik Indonesia diwakili Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. H. Suyitno, M.Ag., dalam sambutannya menyampaikan bahwa PTKIN memiliki keunggulan karena mampu memfasilitasi berbagai talenta mahasiswa, mulai dari bidang ilmiah, olahraga, seni, hingga seni baca Al-Qur’an. “PTKIN kita itu paket komplit. Bayangkan, di tengah-tengah ini, mereka ada yang ahli di bidang scientific, research. Di balik itu, masih banyak lagi yang punya talent di bidang olahraga, di bidang seni, termasuk seni baca Al-Qur’an,” katanya.

Ia menilai tidak banyak perguruan tinggi yang mampu mengembangkan berbagai talenta mahasiswa secara bersamaan. Karena itu, mahasiswa PTKIN didorong untuk memanfaatkan berbagai fasilitas yang tersedia guna mengembangkan potensi masing-masing. Menurut Suyitno, mahasiswa perlu memiliki lebih dari satu kemampuan untuk menghadapi tantangan masa depan. Penguasaan satu bidang saja dinilai tidak cukup sehingga mahasiswa perlu mengembangkan berbagai talenta selama masih berada di bangku kuliah. “Masa akan datang, satu talenta tidak cukup. One talent is not enough. Ke depannya yang dibutuhkan adalah banyak talenta yang variatif. Nggak cukup hanya mengandalkan IP. Nggak cukup hanya menguasai satu bidang,” jelasnya.

Ia mengajak mahasiswa memanfaatkan masa kuliah untuk mengukir prestasi, mengembangkan kemampuan, serta mempersiapkan diri menghadapi masa depan. “Waktu tidak akan pernah kembali ke masa lalu. Dan Anda adalah sebagai orang-orang yang next generation harus menyiapkan hari ini. Today is tomorrow. Hari ini Anda harus merajut kepentingan dan prestasi untuk besok,” pesannya.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor UIN Gus Dur Pekalongan, Prof. Dr. H. Zaenal Mustakim, M.Ag., menyampaikan bahwa PORSI JAWARA II merupakan pelaksanaan yang kedua setelah sebelumnya digelar di UIN Jember.

Ia menjelaskan, PORSI JAWARA II diikuti sebanyak 1.495 atlet dan 426 official. Sementara itu, pelaksanaan kegiatan didukung 553 panitia dan relawan. Untuk memastikan seluruh pertandingan dan perlombaan berjalan profesional, pihaknya melibatkan sekitar 150 hakim, juri, dan wasit dari KONI Jawa Tengah serta sejumlah KONI kabupaten/kota. Selama pelaksanaan PORSI JAWARA II, terdapat 27 cabang olahraga dan lomba yang dipertandingkan, terdiri atas 10 cabang olahraga, delapan cabang seni, dan sembilan cabang ilmiah.

Zaenal menegaskan bahwa UIN Gus Dur Pekalongan sebagai tuan rumah tidak menargetkan diri sebagai juara umum. Menurutnya, yang terpenting adalah memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan secara fair, sportif, dan menjunjung integritas. “Walaupun menjadi tuan rumah, tidak mentargetkan juara umum. Saya pastikan bahwa kegiatan PORSI JAWARA kedua di UIN Gus Dur Pekalongan akan berlangsung secara fair dan sportif,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk berkompetisi dengan semangat dan tetap menjunjung tinggi sportivitas. “Yang kuat, yang niatnya luar biasa, itu yang menang. Oleh sebab itu, saya mohon kepada saudara sekalian para atlet, mari kita junjung semangat yang tinggi, tapi jangan lupa sportivitas juga yang tinggi. Kemenangan piala itu oke, kebanggaan kita semua, tetapi karakter kebersamaan lebih harus kita kembangkan,” pungkasnya. *Tim Prokompim Setda Kab Pekalongan