Bersama Mendikdasmen Hadiri Halal Bihalal, Plt. Bupati Sukirman Apresiasi Kontribusi Nyata Muhammadi

Keterangan Gambar : Plt. Bupati memberikan sambutan dalam acara HBH Muhammadiyah


Bersama Mendikdasmen Hadiri Halal Bihalal, Plt. Bupati Sukirman Apresiasi Kontribusi Nyata Muhammadi

KAJEN – Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pekalongan, H. Sukirman, menghadiri acara Halal Bihalal (HBH) yang diselenggarakan oleh keluarga besar Muhammadiyah di Masjid Khuzaemah, Kajen, pada Jum’at (03/04/2026) pagi.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah  sekaligus Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Prof. Dr. Abdul Mu'ti, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Pekalongan, Pimpinan Muhammadiyah & Otonom, Ketua MUI, dan masyarakat Muhammadiyah.

Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah  sekaligus Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, dalam pernyataannya terkait kegiatan Halalbihalal menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kerukunan di tengah keberagaman masyarakat.

Ia menyampaikan bahwa kerukunan dan persatuan merupakan modal sosial dan politik yang sangat penting untuk membangun bangsa yang kuat, maju, dan berdaulat.

“Di tengah berbagai perbedaan yang ada dan juga berbagai permasalahan yang ada, kerukunan dan persatuan ini menjadi modal sosial politik yang sangat penting agar kita bisa menjadi bangsa yang maju, bangsa yang berdaulat,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kegiatan Halalbihalal tidak sekadar menjadi seremoni, melainkan harus dimaknai sebagai momentum untuk mempererat persatuan dan meningkatkan kualitas kehidupan bermasyarakat.

“Ini menjadi spirit dari Halalbihalal, agar kita bisa menjadi lebih baik lagi dalam membangun dan mempererat kerukunan di tengah masyarakat yang beragam,” katanya.

Sementara itu, Plt. Bupati, Sukirman menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kontribusi besar Muhammadiyah dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di bidang pendidikan dan Kesehatan.

“Sinergitas yang selama ini sudah terjalin sungguh sangat luar biasa. Separuh persoalan yang ada di Kabupaten Pekalongan, khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan, bisa dibantu total oleh warga Muhammadiyah. Tentu kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi serta penghargaan yang setinggi-tingginya,” katanya.

Sukirman turut melaporkan perkembangan dunia pendidikan di Kabupaten Pekalongan yang menunjukkan hasil positif. Salah satunya adalah keberhasilan menurunkan angka anak tidak sekolah secara signifikan hingga meraih peringkat pertama di tingkat Provinsi Jawa Tengah.

Selain itu, keberhasilan dalam penanganan stunting juga menjadi prestasi yang membanggakan. Ia menyebut peran kaum perempuan Muhammadiyah melalui Aisyiyah sangat besar dalam memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat.

“Atas kerja keras kita semua, dalam hal menurunkan angka stunting. Ini peran Ibu-ibu Aisyiyah sungguh sangat luar biasa. Dalam memberikan sosialisasi, pencerahan kepada seluruh warga tentang bagaimana pentingnya mengatasi problem-problem stunting. Karena ini merupakan program nasional yang dicita-citakan sejak zaman eranya Pak Jokowi, sampai sekarang diteruskan oleh Pak Prabowo,” katanya.

Sukirman pun menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui kolaborasi dengan berbagai organisasi, termasuk Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama. 

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas segala kekurangan dalam pelayanan serta mengajak seluruh elemen untuk terus bersinergi dalam membangun Kabupaten Pekalongan yang lebih baik.

“Kami mohon doa supaya kami semua dilindungi oleh Allah SWT, selalu diridai oleh Allah SWT, dan selalu mendapatkan keberkahan dari Allah SWT. Serta kita semua para pimpinan di Kabupaten Pekalongan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Pekalongan yang kita cintai,” pungkasnya. *Tim Prokompim Setda Kab Pekalongan