
Keterangan Gambar : Plt Bupati Pekalongan dan Kodim Melakukan Penanaman Mangrove
Pemkab Pekalongan dan Kodim Bersinergi Tanam 1.000 Bibit Mangrove untuk Atasi Abrasi di Wonokerto
KAJEN – Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pekalongan, H. Sukirman, S.S., M.S., bersama Komando Distrik Militer (Kodim) 0710 Pekalongan menggelar aksi penanaman pohon mangrove secara serentak. Kegiatan yang diinisiasi oleh TNI Angkatan Darat ini dipusatkan di Desa Wonokerto Kulon, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan, tepatnya di kawasan Pos AL Wonokerto, Desa Wonokerto Kulon Kecamatan Wonokerto, Kab. Pekalongan, Senin (25/05/2026), pagi.
Baca Juga : Plt. Bupati Pekalongan Paparkan Tahapan Perbaikan Jalan 2026 Dalam Dialog Bersama GP Ansor
Aksi peduli lingkungan ini mendapat dukungan penuh dan apresiasi tinggi dari Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Sukirman menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mitigasi bencana pesisir. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam membangun wilayah pesisir yang tangguh menghadapi ancaman rob.
“Betul sekali, kita Pemerintah Kabupaten Pekalongan tentu saja menyambut baik dan mengapresiasi. Makanya kita mencoba bersinergi karena ini sangat membantu ruas-ruas pantai yang kita miliki agar mempunyai daya tahan yang tangguh, lalu kemudian mencegah abrasi seperti yang disampaikan Pak Dandim yang hari ini memimpin penanaman mangrove secara serentak,” ungkap Sukirman.
Pemerintah Kabupaten Pekalongan juga telah memetakan sejumlah wilayah potensial lainnya yaitu di sepanjang garis pantai Wonokerto hingga kawasan perbatasan kota, termasuk daerah Jeruksari Kecamatan Tirto yang akan menjadi fokus perluasan kawasan hijau berikutnya. Guna memastikan keberlangsungan ekosistem mangrove yang baru ditanam, Sukirman menekankan pentingnya keterlibatan aktif dari masyarakat, khususnya generasi muda.
“Untuk lokasi penanaman lanjutan di antaranya di sepanjang garis Wonokerto, lalu perbatasan dengan kota seperti Jeruksari dan seterusnya, itu yang kemudian kita arahkan ke sana. Mengenai peran masyarakat, ya nanti kita akan berpartisipasi melalui keterlibatan masyarakat. Beberapa pekan lalu atau setengah tahun lalu kita juga melakukan hal yang sama dan melibatkan anak-anak muda,” pungkas Sukirman.
Komandan Kodim (Dandim) 0710 Pekalongan, Letkol Arm Ihalauw Garry Herlambang, S.Sos., selaku pimpinan kegiatan menjelaskan bahwa pemilihan lokasi ini didasarkan pada urgensi perlindungan kawasan pesisir Pekalongan yang rentan terhadap perubahan ekosistem.
Aksi ini merupakan bagian dari gerakan penanaman mangrove serentak yang dilaksanakan oleh TNI AD di sepanjang jalur pesisir Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur. Untuk wilayah Kabupaten Pekalongan, sebanyak kurang lebih 1.000 bibit mangrove ditanam guna mengembalikan kelestarian lingkungan dan memperkuat pertahanan pantai dari pengikisan air laut.
“Hari ini dilaksanakan penanaman serentak pohon mangrove di daerah pesisir Jawa Tengah dan Jawa Timur secara serentak oleh Angkatan Darat. Kemudian di daerah Kabupaten Pekalongan sendiri, kita pusatkan di daerah Desa Wonokerto Kulon, tepatnya di sisi belakang Pos TNI AL. Tentunya dengan kegiatan pohon mangrove ini yang kita tanam kurang lebih hampir 1.000 bibit, dapat mengurangi abrasi dan tentunya dapat menjaga kelestarian terutama di daerah-daerah pesisir, khususnya di Kabupaten Pekalongan,” ujar Dandim Pekalongan. *Tim Prokompim Setda Kab Pekalongan
Baca Juga : Plt. Bupati Pekalongan Terima Kunjungan Kerja Anggota DPR RI Rizal Bawazier
