Plt. Bupati Sukirman Buka Harmoni Syawalan di Linggoasri, Bagikan Ribuan Bungkus Nasi Megono 

Keterangan Gambar : Plt Bupati Sukirman Membuka Perayaan Syawalan di Linggoasri


Plt. Bupati Sukirman Buka Harmoni Syawalan di Linggoasri, Bagikan Ribuan Bungkus Nasi Megono 

KAJEN – Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pekalongan, Sukirman, membuka Harmoni Syawalan Megono yang digelar di obyek wisata Linggoasri, Kecamatan Kajen, Jum’at (27/03/2026) pagi.

Kegiatan rutin tahunan tersebut merupakan bagian dari rangkaian perayaan Syawalan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Pekalongan, dengan membagikan sebanyak 10.000 bungkus nasi megono kepada masyarakat. 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pekalongan meliputi Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Abdul Munir, Kapolres Pekalongan, Rahmat C. Yusuf, perwakilan Kodim 0710/Pekalongan, perwakilan Kejari Kabupaten Pekalongan, perwakilan Pengadilan Negeri Pekalongan, Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan M. Yulian Akbar, para asisten Sekda, kepala OPD, para camat, serta Ketua TP PKK Kabupaten Pekalongan, Ny. Galuh Kirana Sukirman.

Acara Syawalan dimeriahkan dengan lomba kreasi sajian megono yang diikuti perwakilan dari 19 kecamatan se-Kabupaten Pekalongan. Kehadiran para bakul kuliner legendaris turut menambah daya tarik acara, ditambah dengan hiburan panggung musik yang membuat suasana semakin semarak.

Dalam lomba kreasi sajian megono tersebut, Kecamatan Karangdadap berhasil meraih juara I, disusul Kecamatan Paninggaran sebagai juara II, dan Kecamatan Karanganyar sebagai juara III. Sementara itu, juara harapan I diraih Kecamatan Bojong, juara harapan II Kecamatan Siwalan, dan juara harapan III Kecamatan Kesesi.

Disamping itu, juga diberikan hadiah kepada Kecamatan Wiradesa sebagai juara terinovatif dan Kecamatan Paninggaran sebagai juara terfavorit. 

Penghargaan pemenang diserahkan secara simbolis oleh Plt. Bupati Sukirman dan Ketua TP PKK Kabupaten Pekalongan Ny. Galuh Kirana Sukirman.

Plt. Bupati Sukirman dalam sambutannya menyampaikan bahwa perbedaan waktu pelaksanaan syawalan tahun ini tidak perlu dipersoalkan. Menurutnya, hal tersebut justru mencerminkan keberagaman yang harus disyukuri Bersama. “Lebaran kali ini memang berbeda karena ada yang melaksanakan hari Jum’at dan Sabtu. Namun perbedaan ini bukan sesuatu yang prinsip. Ini adalah kebhinekaan yang harus kita syukuri bersama,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa tradisi syawalan memiliki makna mendalam, tidak sekadar ajang berkumpul. Tradisi ini menjadi sarana mempererat silaturahmi, melestarikan budaya, sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap kearifan lokal, salah satunya melalui sajian khas sego megono. “Tradisi ini telah diwariskan oleh para leluhur, para kiai, dan para pemimpin kita. Di antaranya, Syawalan menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi di antara kita, menjaga kebersamaan, serta nguri-nguri kebudayaan agar terus tumbuh dan berkembang,” katanya.

Sukirman berharap tradisi syawalan yang dipadukan dengan kuliner khas daerah dapat terus dipromosikan secara luas. “Sego megono beserta tradisi Syawalan ini harus terus kita kampanyekan dan sosialisasikan ke seluruh Nusantara agar menjadi tradisi yang tetap lestari serta mampu mendatangkan wisatawan, baik mancanegara maupun domestik,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Sukirman juga menyampaikan ucapan Selamat Idul Fitri kepada seluruh masyarakat Kabupaten Pekalongan. Ia sekaligus menyampaikan permohonan maaf atas berbagai kekurangan dalam penyelenggaraan pemerintahan.

“Atas nama pribadi dan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Pekalongan, serta seluruh Forkopimda, kami menyampaikan selamat Idul Fitri 1447H, mohon maaf lahir dan batin,” katanya.

“Ada prestasi, ada kekurangan. Dalam hal prestasi tentu ini adalah kewajiban kita untuk memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat. Tetapi dalam hal kekurangan tentu kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya. Kami akan meningkatkan kinerja pada tahun-tahun yang akan datang sekaligus melengkapi hal-hal yang kurang,” lanjutnya.

Ia menambahkan, ke depan pemerintah daerah akan terus berupaya meningkatkan kinerja, terutama dalam pembangunan infrastruktur dan pelayanan kesehatan, serta mempertahankan berbagai capaian yang telah diraih.

“Tentu saja kami akan terus berkonsentrasi terutama mengisi kekosongan-kekosongan, kelemahan-kelemahan kita dalam membangun. Misalnya dalam sisi infrastruktur, pelayanan Kesehatan, dan seterusnya, akan terus kita tingkatkan. Segala prestasi yang sudah kita raih bersama-sama ini tentu wajib kita tingkatkan, wajib kita pertahankan demi memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat Kabupaten Pekalongan,” pungkasnya. *Tim Prokompim Setda Kab Pekalongan