Plt. Bupati Sukirman Buka Kejuaraan Bola Voli SMP/MTs Se-Kabupaten Pekalongan

Keterangan Gambar : Plt Bupati Pekalongan Membuka Pertandingan Bola Voli


Plt. Bupati Sukirman Buka Kejuaraan Bola Voli SMP/MTs Se-Kabupaten Pekalongan

KAJEN – Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pekalongan, H. Sukirman, S.S., M.S., secara resmi membuka Kejuaraan Bola Voli Tingkat SMP/MTs dan sederajat se-Kabupaten Pekalongan di Lapangan Belakang Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Pekalongan, Selasa (15/9/2026).

Kegiatan yang digagas oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan ini digelar dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-404 Kabupaten Pekalongan sekaligus memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas). Sebanyak 33 tim yang terdiri dari 16 tim putri dan 17 tim putra tingkat SMP/MTs sederajat siap bertanding memperebutkan gelar juara.

Pembukaan ditandai dengan pertandingan ekshibisi antara Forkopimda Kabupaten Pekalongan melawan Tim dari Dinas Pendidikan dan Kebudayan Kabupaten Pekalongan. 

Plt. Bupati Pekalongan dalam pernyataannya menyampaikan bahwa kejuaraan ini menjadi salah satu langkah awal Pemerintah Kabupaten Pekalongan dalam menghidupkan kembali pembinaan olahraga secara lebih luas, khususnya dalam menjaring dan mengembangkan atlet-atlet muda. “Harapan kita akan memunculkan bibit-bibit baru dan ini titik awal bagi Pemerintah Kabupaten Pekalongan untuk mulai mengaktivasi olahraga kita secara keseluruhan,” ujar Sukirman.

Menurutnya, pembinaan olahraga menjadi semakin penting mengingat Kabupaten Pekalongan akan menghadapi berbagai agenda olahraga, termasuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah. “Insya Allah kita akan terus dorong atlet-atlet muda kita ini, yang saya yakin mereka masih punya kesempatan tumbuh berkembang yang sangat baik. Tinggal bagaimana tata kelolanya,” katanya.

Di hadapan para peserta, Plt. Bupati Sukirman menekankan bahwa olahraga tidak hanya berkaitan dengan hobi, tetapi juga dapat menjadi jalan untuk meraih prestasi dan membuka peluang masa depan. “Berolahraga tentu saja ada dua hal. Yang pertama adalah hobi dan kegemaran, yang kedua adalah prestasi. Kita kemudian mendorong diri kita untuk jadi atlet berprestasi,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan bahwa prestasi olahraga dapat menjadi salah satu sarana membangun patriotisme. Menurutnya, atlet berprestasi memiliki kesempatan membawa nama Indonesia dan mengibarkan Merah Putih di tingkat internasional.

Sukirman berharap para peserta tidak sekadar mengikuti pertandingan, tetapi menjadikan kompetisi sebagai bagian dari proses pembentukan atlet. Ia juga menegaskan bahwa pembinaan atlet harus diperkuat melalui latihan dan kompetisi yang berkelanjutan. “Harus lebih banyak kompetisi-kompetisi bagi para atlet. Studi bandingnya adalah kompetisi, jangan hanya rapat-rapat dan kegiatan-kegiatan seremonial. Karena atlet itu tertempanya adalah dari latihan dan kompetisi,” tegasnya.

Kepada seluruh peserta, Sukirman berpesan agar bertanding dengan menjunjung tinggi sportivitas dan menunjukkan kemampuan terbaik. “Soal menang dan soal kalah adalah kodrat dari Tuhan Yang Maha Esa. Tetapi yang penting kita adalah berusaha menunjukkan kemampuan kita semaksimal mampu,” pesannya. *Tim Prokompim Setda Kab Pekalongan